Erika writes a letter because she cannot speak her desires. Walter reads it and says, “You’re sick.” Society has no vocabulary for female masochism that isn’t pathologizing.

Dari sudut pandang psikologis, karakter Erika dapat dilihat sebagai representasi dari individu yang mengalami kesulitan dalam mengungkapkan emosi dan memiliki kontrol yang sangat ketat atas dirinya sendiri. Keterlibatan seksual dan kekerasan yang dialaminya merupakan ekspresi dari kebutuhan akan perhatian dan pengakuan yang selama ini tertahan.